[Review] Runaway by Kezia Evi Wiadji

Sabtu, 21 Maret 2015


Judul : Runaway
Penulis : Kezia Evi Wiadji
Penerbit : Grasindo
Desainer : Chyntia Yanetha
Penata Isi : Abdurrahman
ISBN : 978-602-251-776-4
Tebal : vi 145 Halaman
Terbit : Desember 2014
BLURB :
Amy dan adiknya, hidup bersama orang tua yang tidak lagi saling mencintai. Keberadaan sang ayah telah digantikan oleh materi, sementara sang ibu selalu menyakiti dirinya sendiri. Bertahun-tahun Amy merasa tidak bahagia. Gedung gereja dan kesibukannya sebagai panitia Natal selalu menjadi pelariannya. 
Suatu hari, sepulang sekolah, Amy menemukan rumah dalam keadaan kosong. Hanya terdapat jejak darah di lantai dan di kamar ibunya. Sesuatu yang mengerikan telah terjadi dengan ibunya! 
Karena tak mampu lagi bertahan, Amy melarikan diri. Lari dari keluarga yang tak lagi memberinya rasa aman, kebahagiaan, juga kasih sayang.
Tetapi ...
Seorang cowok menyebalkan, memergoki pelariannya itu!

Novel ini adalah sebuah Novel karya kak Kezia Evi Wiadji atau akrab disapa kak Evi. Sebelumnya, kak Evi telah menulis beberapa karya, yaitu You Are Invited, I am Yours, Kimmy Puzzle, Sweet Winter, Be Mine dan lain-lain. Karya terbaru kak Evi adalah Maret Flowers yang ditulisnya bersama Adya Pramudita dan Ninna Rosmina. Novel ini adalah karya pertama beliau yang saya baca, namun sebelumnya saya memang telah tertarik dengan You Are Invited, I am Yours, dan Kimmy Puzzle karya beliau yang sempat dibahas oleh sebuah akun social dan membuat saya tertarik.

Novel ini tidak terlalu tebal, bisa dibilang ini adalah novel tertipis yang pernah saya baca, namun novel ini bisa memberikan kita butir-butir makna kehidupan yang sebenarnya. Di dalam novel ini, kita akan diajak berkenalan dengan Amy dan Reno.

Amy, seorang gadis yang sedang stress dengan kehidupan keluarganya. Pertengkaran kedua orang tuanya membuat ia merasa lelah dan ingin lari dari dari pertengkaran itu. Pelarian yang dia lakukan dengan cara bergabung dalam kepanitiaan natal malah membuatnya bertemu dengan Reno, seorang cowok yang dia temui di Gereja dalam 'salah satu' langkah pelariannya beberapa hari yang lalu. Masalahnya bukan karena ia kembali bertemu dengan orang yang sama, namun masalahnya adalah kesan pada pertemuan pertama mereka dan sifat Reno yang menurut Amy menyebalkan.

Reno, seorang cowok yang tanpa sengaja menemukan seorang gadis yang sedang tertidur saat ia sedang berada di Gereja. Menurutnya, gadis tersebut sangat unik dan -- hm juga cantik. Tanpa ia sangka, dirinya bertemu kembali dengan gadis tersebut -- hm dan ternyata nama gadis itu adalah Amy. Ia bertemu lagi dengan gadis itu dengan rapat kepanitiaan natal. Dan entah takdir apa itu, ternyata dia adalah ketua dari seksi dekorasi dengan Amy di dalamnya.

Hal tersebut membuat mereka sering bertemu dan menjalin kedekatan di antara mereka. Reno dengan sikapnya yang petikilan dan bisa membuat Amy nyaman -- namun kadang juga kesal. Dan Amy yang menyembunyikan kisah keluarganya dari dunia luar dan harus memendamnya.

Namun, ada sebuah fakta dibalik keramahan Reno yang membuat Amy kaget saat mengetahuinya. Fakta yang membuat Amy berpikir bahwa ternyata kehidupan Reno tak semudah yang ia pikirkan selama ini, tak sebahagia yang ia pikirkan selama ini. Reno juga memiliki masalahnya sendiri, namun ia masih bisa bertahan, tidak seperti Amy yang malah mencoba lari dari masalahnya.

Hoho saya suka cerita ini, ringan tapi membuat kita mengerti makna kehidupan. Menceritakan kisah dengan sudut pandang Amy, kita akan dihadapkan dengan cerita tentang Amy dan keluarganya. Amy yang harus menahan diri dengan masalah keluarganya dan harus berusaha agar adiknya --Tasya-- tidak mengetahui masalah sebenarnya. Pertamanya, saya mengira Amy adalah seorang anak yang kacau karena masalah orangtuanya, namun ternyata Amy bisa dibilang cukup kuat. Ibu nya lah yang bisa dibilang kacau karena masalah tersebut, hingga ibunya lebih sering mengurung diri di kamar. Namun untung masih ada Bibi yang memperhatikan kesehatan Amy dan adiknya. 

Novel ini adalah novel bertema natal, namun saya sebagai seorang muslim merasa nyaman dan mengerti kok saat membaca novel ini. Saya juga memang menemukan sedikit typo dalam novel ini, tapi itu tak masalah bagi saya sendiri. Covernya juga cantik. Saya suka bagian-bagian akhir dengan kata-kata bijak Reno ^^. 

Novel ini mengajarkan kita bahwa lari bukanlah cara yang baik untuk menyelesaikan suatu masalah. Juga mengajarkan kita bahwa kadang ada orang yang menyalahkan orang lain karena sebuah kesalahan tanpa berpikir bahwa dirinya sendiri juga telah melakukan sebuah kesalahan yang besar. 

Hoho ada beberapa kutipan yang saya dapatkan di novel ini :

"Pening karena pedas lebih baik daripada pening karena masala." - halaman 7

"Untuk mendapatkan perhatian dan cinta, mengapa harus menyakiti diri sendiri?" - halaman 44

"Mungkin terdengar aneh, bahkan bagi diriku sendiri, tetapi aku merasa ada sesuatu yang terjadi dan entahlah, membuat perasaanku semakin gentar." - halaman 92

"Berbagi dengan orang lain akan terasa lebih baik." - halaman 112




Hoho itu saja untuk review Runaway ini ^^ saya berharap kedepannya bisa bertemu dan membaca lagi karya kak Evi selanjutnya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS