Tampilkan postingan dengan label Ilana Tan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilana Tan. Tampilkan semua postingan

[Bookish Talk] Benang Merah Ilana Tan dalam New York Series

Kamis, 19 Agustus 2021

 


Lama tak meninggalkan jejak di blog ini. Kemunculanku kali ini ingin memindahkan konten bookstagram ke blog agar lebih mudah ditemukan (jika orang mencarinya dalam kolom pencarian google) dan bisa kujelaskan lebih rinci lagi. Jika kalian mengikutiku di Instagram (@fikriah_azharii), mungkin kalian tahu bahwa aku sempat melakukan Instagram live bersama Gramedia Pustaka Utama dan Ci Hetih, membahas terkait benang merah yang dirajut Ilana Tan dalam New York Series karyanya. Lalu tiba-tiba aku ingat belum nulis review The Star and I di blog hahahaa.

[Review] When Another Winter Comes by Ilana Tan

Minggu, 25 September 2016


Judul : When Another Winter Comes
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 176 hlm
Terbit : Agustus 2016
Harga : RP69.000
ISBN : 978-602-03-3234-5 

Blurb:
Winter In Tokyo. Stories and Photos from Behind The Scenes. When Another Winter Comes, A Novella by Ilana Tan

[Review] In a Blue Moon by Ilana Tan

Senin, 30 Maret 2015


Judul : In a Blue Moon
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : April 2015
Harga : Rp.70.000
ISBN : 978-602-03-1462-4
BLURB :
“Apakah kau masih membenciku?”“Aku heran kau merasa perlu bertanya.” 
Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur. 
Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.
Kembali lagi dengan karya Ilana Tan, sang Penulis Mega-Bestseller itu berarti kita kembali terhanyut dalam kisah yang ia buat. Ini adalah novel keenam beliau yang aku baca. Sebelumnya aku telah membaca Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo, dan Spring in London yang terkabung dalam tetralogi 4 musim dan aku juga sudah membaca Sunshine Becomes You karya beliau. Sebelumnya, saat mendengar jika Ilana Tan akan segera kembali dengan karya sebelumnya, aku bertanya-tanya "Apakah kisahnya akan berakhir bahagia? atau malah kita akan bermain-main dengan kesedihan?"

Dan Alhamdulillah aku berhasil mengikuti Pre Order In a Blue Moon di bukubukularis dan berhasil mendapatkannya hari minggu kemarin. Satu kata untuk cover novel ini, manis. Di samping fakta yaitu diriku yang menyukai warna biru, cover novel ini memang sangat cantik dan manis. Kegelapan yang digambarkan dengan warna biru dan sebuah toko kue 'A Piece of Cake' dengan hiasan natal di sekitarnya, juga butiran salju yang turun dengan indahnya membuat cover ini tampak hidup dan dapat membuat para pembaca jatuh cinta.

Novel dengan tebal 318 halaman ini akan kembali membawa kita menikmati cerita lain tentang sepasang anak manusia yang bernaung di New York. Membuat kita kembali mengingat kisah sebelumnya, yaitu Sunshine Becomes You yang  membawa kita dapat berkenalan dengan Alex Hirano dan Mia Clark. Di kisah kali ini kita akan berkenalan dengan Lucas Ford dan Sophie Wilson, yang membuat kita akan mengerti apa arti kata maaf yang sesungguhnya, yang membuat kita akan tahu bahwa semua orang dapat berubah ke suatu hal yang lebih baik.

Lucas Ford, koki peraih bintang Michelin, juga pemilik Ramses yang merupakan restoran terbaik di New York. Pria tinggi yang memiliki mata biru gelap, tampan, rambut cokelat, dan juga kulit pucat yang bisa membuat semua wanita terpesona olehnya.  

Sophie Wilson, gadis berwajah Asia yang juga pemilik toko kue A Piece of Cake yang terkenal dengan tartlet nya yang enak. Gadis bersuara feminim, rambut hitam dengan potongan bob yang feminim, tubuh kecil, dan mata berwarna cokelat tua yang menyukai pertunjukan teater.

Mereka saling kenal, tapi bukan berarti mereka berteman. Mereka tidak akrab, tapi bukan berarti mereka tidak pernah bertemu sebelumnya. Mereka saling mengenal dan 'mungkin' pernah menjadi teman tapi, suatu kesalahan yang dilakukan salah satu pihak dari mereka membuat kekacauan yang dirasakan pihak lain.

"Lagi pula, permintaan maaf tidak akan mengubah apa yang sudah terjadi." - Sophie Wilson
Kesalahan yang dilakukan salah satu pihak membuat pihak lain merasakan imbasnya. Kesalahan yang dilakukan oleh Lucas Ford harus membuat masa-masa terakhir SMA Sophie Wilson terganggu dan  berubah menjadi mimpi buruk. Dan semua itu karena Lucas Ford. Catat, semua itu karena Lucas Ford. Dan apa yang dilakukan Lucas Ford? Minta maaf? Oh, bagaimana bisa itu terjadi jika bahkan perasaan bersalah pun ia tak punya?

Tapi, mimpi buruk itu akhirnya bisa hilang saat Sophie dan keluarganya memutuskan untuk pidah dari Chicago ke New York. Namun, apa daya jika takdir telah berbicara? Sepuluh tahun kemudian, akhirnya Sophie kembali bertemu dengan dengan pembawa mimpi buruk tersebut. Sophie kembali bertemu dengan Lucas. Lucas kembali bertemu dengan Sophie.

Ini semua karena kakek Lucas, Gordon Ford yang berencana menjodohkan Lucas dengan cucu temannya. Tapi, siapa yang menyangka jika ternyata cucu teman kakek Lucas adalah Sophie? Siapa sangka bahwa cucu dari Thomas Wilson yang tak lain adalah teman kakek Lucas adalah Sophie Wilson? Namun, apa daya jika takdir telah berbicara?


"Apa kau masih membenciku?
"Ya, aku heran kau merasa perlu bertanya."
Mereka bertemu kembali, Sophie dan Lucas bertemu kembali setelah sepuluh tahun yang lalu berpisah dengan kenangan masa SMA. Bertemu kembali di pesta pernikahan kakak pertama Sophie, yaitu Tyler. Lalu? jika takdir telah berbicara, maka apakah yang dikatakan oleh takdir tersebut? Apakah takdir akan mengatakan bahwa Lucas dan Sophie akan bersama? atau malah takdir akan mengatakan bahwa Lucas dan Sophie tidak seharusnya bersama?

Pertemuan pertama adalah sebuah ketidak sengajaan. Pertemuan kedua adalah sebuah kebetulan. Namun, pertemuan ketiga menandakan bahwa pertemua sebelumnya adalah sebuah takdir.
"Lagi pula, permintaan maaf tidak akan mengubah apa yang sudah terjadi." - Sophie Wilson
Ya, setelah pertemuan di pesta pernikahan kakak Sophie, akhirnya Lucas dan Sophie kembali bertemu. Dan akhirnya Lucas berusaha meminta maaf atas kesalahannya dulu kepada Sophie, namun Sophie menolak permintaan maaf itu, dia pikir dengan Lucas meminta maaf, itu hanya akan membuat perasaan Lucas lebih baik, bukan perasaan Sophie.
"Kalau kau sudah minta maaf, tapi permintaan maafmu tidak diterima. Apa yang harus kau lakukan?" - Lucas Ford
Sophie sepertinya membenci Lucas. Ya, siapa yang tidak akan membenci orang yang membuat masa SMA mu menjadi mimpi buruk? Tapi lama-kelamaan Sophie dan Lucas menjadi dekat. Lucas memperlihatkan ketertarikannya kepada Sophie. 


"Apakah kau tahu hanya garis tipis yang memisahkan perasaan benci dan cinta?"

Namun, di sisi lain ada seorang teman Lucas, yaitu model bernama Miranda Young dengan perawakan tinggi yang memiliki jenis kecantikan yang menonjol, menuntut perhatian dan kadang mengintimidasi, juga rambut merah, dan  mata hijau yang sepertinya menyimpan sebuah perasaan pada Lucas.
"Kenapa? Apakah apabila seseorang tertarik padamu berarti kau juga harus tertarik padanya?" - Lucas Ford
Selain Miranda Young, ternyata juga muncul seseorang dari masa lalu Sophie, yaitu  Adrian Graves. Ia mencoba kembali kepada Sophie. Mencoba kembali ada di sisi Sophie.

Ah juga ada Nicholas Li, seorang pria yang pernah meminta Sophie menjadi kekasih 'pura-puranya' saat menghadiri sebuah pesta.  

Lalu, bagaimana kelanjutan hubungan Lucas dan Sophie? Dan apakah Sophie nantinya akan memaafkan Lucas? Bagaimana pula dengan Miranda Young yang memilik harapan lebih kepada Lucas? Semua jawaban ada di In a Blue Moon karya Ilana Tan ^^ Yuk mari baca~

*Pendapat* :

Hua Huaaaa diriku membaca novel ini seleama kurang lebih enam atau tujuh jam >,< Satu kata yang menggambarkan novel ini, "Manis". Ya, novel ini manis hingga membuat diriku hampir diabetes. Kata-kata manis Lucas yang tidak terlalu berlebihan membuat nyaman dan menggambarjan sisi manis dirinya.

Cerita In a Blue Moon ini mengalir lancar dan juga nggak ngebosenin, saya bacanya cuma sekali duduk! Sekali lagi, Ilana Tan menggunakan latar lokasi di luar negeri, namun saya suka caranya membawakan cerita ini, mengingat latar New York dalam cerita, memungkinkan adanya adegan yang ya gimana gitu~ tapi ternyata nggak ada adegan-adegan yang nggak pantas kok, jadi novel ini aman buat remaja, salut buat Ilana Tan ^^.

Entah mengapa, diriku merasa kalau Ilana Tan membawakan novel ini dengan gaya baru, lebih fresh gitu. Dua puluh delapan bab ditambah prolog dan epilog yang sangat memukau. Gimana cara Lucas memperlakukan Sophie, gimana cara hubungan mereka bisa membaik, dan juga sikap Miranda Young yang membuatku jengkel -_-

Miranda Young, bisa dibilang sih dia baper (bawa perasaan) terhadap sikap Lucas kepadanya. Diriku lebih suka memanggilnya 'parasit' daripada memanggilnya sebagai teman Lucas. Maafkanlah aku, Miranda Young tapi kau memang menjengkelkan dan membuatku melatih kesabaran~ Dan, kalian tahu? Miranda Young sering mengaku bahwa dirinya adalah kekasih Lucas. Dan sebenarnya dia juga memanfaatkan Lucas untuk karirnya. Euwww~

Diriku juga sempat jengkel dengan Lucas saat tahu kesalahan apa yang Lucas buat hingga Sophie membencinya. Lucas kau jahat :''

Gordon Ford, sepertinya ia akan melakukan semua hal agar keinginannya tercapai x) ia juga adalah sosok kakek yang 'sedikit' menjengkelkan namun sayang terhadapa cucunya, juga sedikit kocak. 

Dan sepertinya jadi Sophie cukup enak, ia mempunyai dua kakak laki-laki yang sayang dan perhatian padanya. Ada cowok yang deketin Sophie? duh siap-siap berhadapan sama Tyler dan Spencer dulu deh~

Ah, jangan juga lupa sama Jared Newt -,- dia itu seperti teman dekat Lucas sekaligus manager di Ramses. Ah ya! apakah kalian ingat Ramses? itu lohh restoran yang pernah dikunjugi Mia bersama teman-temannya di Sunshine Becomes You >,< dan siapa sangka bahwa ternyata pemilik Ramses adalah Lucas? 

Adegan yang paling kusukai di novel ini adalah saat Lucas mengatakan kepada Sophie bahwa Sophie mungkin tidak sempurna, tapi Sophie sempurna untuk Lucas. Ah abang Lucas, kau manis sekali >,<

Dan em apakah kalian ingat artikel yang pernah kutulis mengenai keterkaitan antara Sunshine Becomes You dan In a Blue Moon? bisa kalian baca di sini. Ada satu kesalahan di sana, ternyata gadis penjaga toko kue yang kaget saat Mia pingsan bukanlah Sophie, tetapi karyawan toko Sophie yang bernama Christina. Sophie sendiri saat itu sedang pergi ke sebuah pesta dan tanpa sengaja bertemu dengan Lucas. Sophie dihubungi oleh Christina dan Sophie sendiri juga cukup kaget saat mengetahui ada pelanggannya yang pingsan.

Dan, 320 halaman menurutku masih kurang untuk kisah Lucas dan Sophie >,< *duh maafkeun Aku ya kak Ilana Tan* dan juga diriku masih kangen dengan karya Ilana Tan hoho >,<

Jadi, seperti Sunshine Becomes You yang membuat kita bingung dengan makna judulnya dan akhirnya dapat mengetahui bahwa Sunshine Becomes You adalah judul lagu yang khusus Alex Hirano buat untuk Mia Clark. Maka, untuk mengetahui makna dari Blue Moon, kita akan menemukannya saat membaca novel ini. Once In a Blue Moon, sesuatu yang jarang terjadi, atau mungkin jarang sekali terjadi(?)

Typo? Aku nggak nemuin typo di novel ini. Apa memang nggak ada typo atau aku yang terlalu menghayati baca In a Blue Mon sampai-sampai nggak nemuin typo?

Terima kasih buat Gramedia Pustaka Utama yang selalu nerbitin bukunya Ilana Tan >,< ditunggu lagi ya buku terbarunya :D .

Amanat yang terkandung dalam novel ini adalah semua orang bisa berubah, ya walaupun dahulu dia mungkin telah merusak hari-hari kita tapi jika dia telah berubah menjadi lebih baik dan telah meminta maaf, maka apa salahnya jika kita memaafkannya? Sekiranya kita berusaha untuk menghapus kenangan pahit masalalu dan melihat perubahan yang dibuat oleh 0rang tersebut untuk menjadi lebih baik.

5 dari 5 bintang untuk In a Blue Moon \^o^/ ditunggu lagi karya-karyanya Ilana Tan ^^ kuharap kau tidak membuatku menunggu beberapa tahun lagi. Dan terima kasih karena telah membuat kisah manis yang bisa membuatku meleleh. Ilana Tan, setelah Alex Hirano, lagi-lagi kau membuatku jatuh cinta akan karakter yang kau buat, ah Lucas Ford kau membuatku jatuh cinta~. Dan yang terakhir, salam untuk Sophie dan Lucas, juga kakek Lucas, ah ya! Salam juga untuk Miranda~

Teruntuk Ilana Tan, jika anda membaca Review ini, aku cuma mau bilang kalau aku suka banget karya-karya mu :) terus berkarya dan jangan membuat kami para pembaca sekali lagi lama menunggu ^^

Catatan : saya semangat banget nulis review ini >,<

In a Blue Moon dan Sunshine Becomes You, saling berkaitan?

Kamis, 12 Maret 2015

In a Blue Moon dan Sunshine Becomes You, apakah saling berkaitan?

Kenapa saya mengangkat judul tersebut pada postingan saya kali ini? entah kenapa, rasanya sedang ingin bernostalgia dengan Sunshine Becomes You, kisah Mia dan Alex. Lalu, apa hubungannya dengan In a Blue Moon? 

                       

Pengarang yang sama dan latar lokasi yang sama. Kedua novel ini adalah novel karya Ilana Tan, masih menggunakan latar New York, Ilana Tan kembali dengan karyanya, yaitu In a Blue Moon. In a Blue Moon ini telah dinanti oleh para pembaca setia kak Ilana Tan. Banyak yang berspekulasi jika kedua novel ini saling berkaitan mengingat bahwa latar lokasinya sama, yaitu New York.

Lalu? apakah benar begitu? karena penasaran, akhirnya saya menyelidiki kebenarannya. Berjalan-jalan kembali ke Sunshine Becomes You dan kembali bertemu dengan Alex dan Mia. Dan tahu tidak apa yang saya dapatkan? Menurut saya, memang kedua novel ini berhubungan, walaupun hanya hal kecil yang membuatnya begitu. 

Ingat tidak saat Alex dan Mia ingin mengunjungi Paolo dan Eleanor? Sebelum mereka pergi berkunjung untuk bertemu Paolo dan Eleanor, mereka berdua pergi dahulu ke sebuah toko kue. Alex mengatakan bahwa toko kue yang akan mereka kunjungi adalah toko kue yang mempunyai tartlet paling enak di New York. 

Selanjutnya, akhirnya mereka tiba di toko kue kecil bergaya Prancis di Madison Avenue. Di bagian ini, kembali digambarkan tentang toko kue tersebut, digambarkan bahwa di toko kue tersebut terdapat papan nama yang bertuliskan 'A Piece of Cake'. Lihat? cobalah kalian cermati cover In a Blue Moon pada bagian toko kuenya, maka kalian akan menemukan tulisan 'A Piece of Cake'.

Dan lagi, ada bagian yang menyatakan bahwa toko tersebut berwarna ungu pucat. Ayo kita cermati lagi gambar pada cover In a Blue Moon. Lihatlah! warna toko itu memang ungu pucat, kan?

Setelah itu, di bab selanjutnya, Alex menjelaskan bahwa gadis penjaga toko kue tadi kaget setengah mati saat melihat Mia pingsan, kan? Gadis penjaga toko kue ya? Hm apakah gadis itu Sophie? atau mungkin itu karyawan toko kue milik Sophie?

Jadi, menurut saya dalah toko kue yang didatangi Alex dan Mia saat itu adalah toko kue milik Sophie. Dimulai dari toko kue, tartlet, papan nama 'A Piece of Cake', toko kue yang berwarna ungu, dan juga gadis penjaga toko kue. Apakah ada yang lain?

Hehehe menurut saya sih berkaitan, karena sejujurnya saya juga belum baca In a Blue Moon ya :D tapi mengingat bahwa kak Ilana Tan pernah menulis Tetralogi 4 Musim yang saling berkaitan antar tokonya, jadi apa salahnya jika saya berharap kalau Novel kali ini juga memiliki keterkaitan dengan Sunshine Becomes You? ^^

Ya, sepertinya cukup segini aja yang bisa saya tulis :D Terima kasih karena telah membaca! ^^
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS