Tampilkan postingan dengan label Teenlit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teenlit. Tampilkan semua postingan

[Review] Perfect Scenario by Kezia Evi Wiadji

Minggu, 20 September 2015


Judul : Perfect Scenario
Penulis : Kezia Evi Wiadji
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : Cetakan I September 2015
Tebal : 280hlm ; 20cm
ISBN : 978-602-03-2088-5
Bisa dibeli di : Bukupedia

Blurb :

"Dengar ya, kita harus pacaran!"

"HAH?"

"Mulai detik ini, lo pacar gue. Dan selama itu, lo ngga boleh jalan dengan cowok lain!"

"Eh, kamu kesurupan ya, tiba-tiba ngomong aneh begitu?!"

"Gue sadar seratus persen. Jadi dengar--"

"Sori, aku ngga mau!"

"Heh! Jangan ge-er dulu. Gue sebenarnya juga ngga mau pacaran sama lo. Tapi kali ini, mau ngga mau, kita harus!"  
***
Ajakan kencan ini akan membahagiakan Finda, seandainya ia menyukai Farel. Seandainya Farel bukan duri dalam dagingnya. Seandainya Finda tidak menyukai Niko (teman baik Farel). Dan seandainya Farel tidak sedang berkencan dengan Novi. Tetapi, ajakan kencan jauh dari romantis yang disodorkan Farel ini harus diterima Finda karena mereka mempunyai tujuan yang sama, yaitu membatalkan pernikahan orangtua mereka! 

[Review] Dia, Tanpa Aku by Esti Kinasih

Senin, 03 Agustus 2015


Judul : Dia, Tanpa Aku
Penulis : Esti Kinasih
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Genre : Teenlit
Harga : Rp.52.000

Blurb :
Ronald, cowok kelas 2 SMA, sudah lama naksir Citra yang masih kelas 3 SMP. Tapi Ronald belum mau PDKT. Ia menunggu sampai Citra masuk SMA, karena itu ia hanya bisa mengamati Citra dari jauh. 
Saat yang ditunggu Ronald selama berbulan-bulan akhirnya tiba. Citra masuk SMA! Namun Ronald kecewa karena ternyata Citra masuk SMA yang sama dengan adiknya, Reinald, dan sekelas pula. Namun, keinginan dan harapan terbesar Ronald untuk mendekati Citra tak pernah terwujud. Cowok itu kecelakaan dan tewas di tempat, tidak jauh dari rumah Citra. 
Reinald menganggap Citra-lah penyebab kematian kakaknya. Rasa marah dan keinginannya untuk menyalahkan Citra membuat sikapnya terhadap cewek itu menjadi penuh permusuhan. Keduanya kemudian kerap bertengkar tanpa Citra tahu pasti alasan sebenarnya. 
Sikap Reinald berubah drastis ketika Citra memutuskan untuk tidak lagi mengacuhkannya. Kini Reinald berada di posisi yang sama seperti Ronald dulu. Perubahan sikap Reinald itu tanpa sadar mendekatkan keduanya. Dan akhirnya Reinald tak lagi ingin menjaga Citra demi almarhum kakaknya. 
"Gue suka cewek lo," ucap Reinald suatu hari di depan foto Ronald. Dan itu membuat sang kakak kemudian "kembali"!
Setelah sekitar hampir sebulan saya nggak baca novel dan nggak nge-review, akhirnya Dia, Tanpa Aku menjadi awal baru bagi saya x) *ini apaan?* Btw, mohon maaf lahir dan batin ya semuanya! Maafkanlah daku kalau selama ini jika dalam berucap pernah menyakiti hati kalian~

Dia, Tanpa Aku, menceritakan tentang Ronald, seorang cowok SMA yang menyukai seorang gadis yang masih memakai seragam putih-biru. Ronald selalu mengamati gadis itu dari jauh, bagai seorang pengagum rahasia. Ronald mencari tahu tentang Citra Devi, yang tak lain adalah nama dari gadis yang selalu dia amati dari jauh itu, tentang warna kesukaannya, tentang makanan kesukaannya, tentang olahraga yang gadis itu sukai maupun tak dia sukai, juga tentang kebiasaan gadis itu. 

Ronald mengagumi dan menyukai Citra, tapi Citra bahkan tak mengenal Ronald. Kenapa, apa kalian heran? Apakah salah menyukai seseorang yang bahkan tak mengenalmu? Tidak, itu bukanlah sesuatu yang salah menurutku. Ronald memang tak pernah memperkenalkan dirinya kepada Citra, ia punya prinsip bahwa ia akan mulai berkenalan dan mendekati Citra jika gadis itu sudah mengenakan seragam putih-abu-abu, alias memasuki SMA. 

Segala persiapan telah dilakukan Ronald agar jika waktunya telah datang, dia akan betul-betul siap bertemu dengan Citra, sang pujaan hati. Tapi, bagaimana jadinya jika rencana yang telah Ronald susun selama ini malah kacau karena sebuah takdir yang menyuruhnya 'pulang' sebelum benar-benar berkenalan dengan Citra?

Ini karya Esti Kinasih pertama yang saya baca. Saya suka karakter Reinald di sini, dia rasanya sangat melindungi Citra, ya walaupun rada ngeselin juga sih ya. Oke, saya lumayan suka karakter Reinald di sini. 

Ceritanya cukup simple bagi saya. Belum lagi dengan blurb yang bisa dikatakan telah menceritakan setengah isi cerita, namun nyatanya blurb itulah yang membuat saya awalnya tertarik dengan buku ini. Dan juga cover barunya, di situ mawar putihnya beuhhh ngegambarin isi cerita banget :)) jadi saya nggak nemuin sesuatu yang special dan ngebuat terkejut gitu huhu.

RATING : 3 of 5

Fikriah Azhari, 02 Agustus 2015

[Review] That Summer Breeze by Orizuka

Kamis, 04 Juni 2015

Judul : That Summer Breeze
Penulis : Orizuka
Penerbit : Puspa Populer
Terbit : 2013
Harga : Rp.33.000
Blurb :
Sejak Reina memutuskan sekolah di Amerika. Ares dan Orion tidak tahu lagi kabar gadis berkepang dua itu. la menghilang begitu saja tanpa kabar. Padahal. sudah berjanji bertemu lagi untuk membuka surat permohonan yang mereka buat 10 tahun lalu. 
Ares menganggap Reina sudah mengkhianati janjinya. la tidak mempercayai gadis itu lagi. Ares tidak ingin mencari tahu keberadaan Reina, apalagi menunggunya. Hanya Orion yang masih semangat menanti kedatangan Reina. Sejak ia menerima e-mail yang mengejutkan dan membangkitkan semua kenangan yang terkubur dalam-dalam di otaknya. E-mail dari Reina. Reinanya. 
Reina ternyata tidak lupa akan janjinya. Reina juga tak sabar untuk bertemu seseorang. Seseorang yang sangat dirindukannya. 
Apa yang akan terjadi ketika Reina ketemu lagi dengan si kembar Ares dan Orion? Bagaimana cara Reina menghadapi Ares yang skeptis dan emosional, bahkan tidak memperdulikannya? Mungkinkah Reina lebih memilih Orion yang cerdas dan jago basket? Ikuti terus kisah seru mereka.

 "Ayo kita sama-sama bikin surat permohonan! Ntar kalau kita udah gede, kita baca bareng!" - Reina

Awal cerita dibuka dengan prolog yang menampilkan Reina, Orion, dan Ares kecil yang sedang bercengkrama membahas keinginan Reina, sang gadis kecil berkepang dua yang ingun membuat surat permohonan. 

"Aku kan belum baca punya kamu!", protes Ares kepada Reina
"Memang nggak boleh dibaca sekarang!" seru Reina pura-pura marah. "Kita bacanya nanti, kalau udah gede!"
"Kapan?" sahut Ares lagi.
"Um... kapan ya? Sepuluh tahun lagi? Sepuluh tahun lagi kita sama-sama ke sini! Kita tulis tanggalnya di pohon ajaib!" seru Reina.

Reina memasukkan surat permohonan yang mereka bertiga buat ke dalam kaleng biskuit. Mereka berjanji bahwa sepuluh tahun dari saat itu, yaitu 14 Februari 2005 nanti, mereka akan bertemu lagi di tempat itu dan membuka surat permohonan masing-masing.

Namun sekarang, janji itu hanya sekedar janji. Hanya sebuah janji yang tinggal kenangan. Nyatanya, pada sepuluh tahun setelah itu, Reina tak ada di sisi si kembar Ares dan Orion untuk membuka surat mereka. Ya, Reina memang sudah lama tak berada di Indonesia, sebulan sejak perjanjian itu dibuat, gadis itu pergi ke Amerika bersama kedua orangtuanya.

That Summer Breeze karya Orizuka, mengisahkan tentang kehidupan Ares, Orion, dan Reina. Ares dan Orion yang adalah saudara kembar namun memiliki sifat dan sikap yang berbeda.

Ares, yang biasa dijuluki preman kampus ini menyukai musik-musik rock dan metal. Ia memiliki nilai jelek di kampusnya, juga sikap yang... argh begitulah. Hubungannya juga dengan Ayahnya kian hari semakin buruk. Di keluarganya, Ares seperti tak dianggap, hanya Orion lah yang selalu diperhatikan oleh sang Ayah. Masa depannya dianggap gelap, segelap malam yang paling buta. 

Orion, kembaran Ares yang sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Ares. Orion, sang bintang basket, sosok yang pintar,juga cowok populer di kampusnya. Ia sangat disayangi oleh kedua orangtuanya, apalagi sang Ayah. Berbeda dengan Ares, kan? Ya, Orion dan Ares memang berbeda 180°.

Konflik bermulai ketika Reina kembali dari Amerika untuk kejutan ulangtahun Ares dan Orion. Ares yang sudah terlanjur kecewa kepada Reina yang tidak menepati janjinya, seperti tak terlalu senang dengan kedatangan Reina. Sedangkan Orion sangat senang dengan kedatangan gadis itu. Sedangkan Reina? Reina senang dapat kembali ke Indonesia. Reina senang dapat bertemu dengan Ares dan Orion lagi. Reina senang, karena dirinya sangat menyayagi Ares dan Orion, ah tidak, Reina memang menyayangi keduanya, namun ada salah satu di antara mereka berdua yang Reina cintai.... 

Dan cinta Reina kepada salah satu dari mereka itu selalu bertahan, siapa yang Reina pilih? Siapa yang Reina cintai sejak lama? Ya, Reina telah memilih sejak sepuluh tahun yang lalu, memilih orang yang dicintainya, dan pilihan itu tak pernah berubah sampai saat ini.....

JRENG JRENG.... Sebenarnya, nggak tau mau buat review gimana, soalnya udah lama baca novel ini tapi baru sempat buat reviewnya~ 

Seperti biasanya, karya kak Orizuka selalu membuat saya meneteskan airmata. Tapi kok rasanya saya nggak terlalu suka ya sama cerita ini? 

Alur ceritanya mengalir seperti karya Orizuka lainnya. Di sini ada Ares yang mengingatkan saya terhadap Nino di Our Story. Ada rahasia dibalik sikap Ares yang bandel itu, rahasia yang bahkan kedua orangtuanya tak tau.

Ceritanya tak bertele-tele, juga ngebuat para pembaca penasaran, hhmm ceritanya juga berhasil menyentuh hati saya *asek* dan ngebuat nangis, terlebih di halaman-halam terakhir.

RATING : 3 of 5

=Fikriah Azhari, 03 Juni 2015=

[Review] Teenlit : Hey! You! by Pelangi Tri Saki

Minggu, 17 Mei 2015


Teenlit : Hey! You! by Pelangi Tri Saki


Judul : Hey! You!
Terbit : Mei 2015
Penulis : Pelangi Tri Saki
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama - Teenlit
Editor : Ruth Priscilia Angelina
Desain Cover : Orkha Creative
Harga : Rp.50.000
Tebal : 200 Halaman ; 20 cm
ISBN : 978-602-03-1627-7
Blurb :
“KAK ILLO SAYANGGG, BANGUN!!!” 
Teriakan dari balkon seberang rumah itu sudah setia menemani hari Zillo sejak
bertahun-tahun lalu. Pelakunya? Siapa lagi kalau bukan si bocah upil, Nadira,
cewek yang sudah naksir Zillo sejak mereka masih kecil. 
Dan sekarang si bocah upil itu masuk ke SMA yang sama dengan Zillo! Cewek itu mengintilinya ke mana-mana di hari pertama ospek, nekat nyanyiin lagu romantis yang nggak banget di depan semua anak, merusak reputasi Zillo sebagai ketua OSIS tampan dan terkenal. 
Tahun terakhir Zillo di SMA berubah jadi neraka!
Tapi, apa benar terasa kayak neraka? Kalau semua itu begitu menyebalkan,
kenapa Zillo jengkel waktu Nadi ditaksir ketua ekskul karate? Kenapa Zillo kesal
waktu sahabatnya sendiri berubah jadi overprotective ke Nadi? 
Masa iya dia jatuh cinta sama si bocah upil?!
Terus, gimana kalau ternyata Zillo terlambat jatuh cinta?

= "But, someday, I'll make you fall in love with me." - halaman 35 = 
Kata orang kalau udah cinta itu, rasanya pengen nempel terus sama doi. Begitu juga yang dirasakan oleh Nadira Nadhitama, atau lebih dikenal dengan 'Nadi'. Nadi ini adalah cewek cantik, pintar, dan juga memiliki suara bagus. Namun, sikapnya yang errr..... sedikit petikilan dan rela ngelakuin apa aja demi bisa dekat sama Arzillo Hermawan, malah membuat Zillo merasa ilfeel dengan Nadi. 
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS